Headlines News :
Home » » Selamat tinggal Mbah Surip

Selamat tinggal Mbah Surip

Written By Memepein Blog on 8.06.2009 | 08.10

...
Tak gendong kemana-mana

Tak gendong kemana-mana
Enak donk, mantep donk
Daripada kamu naik pesawat kedinginan
Mendingan tak gendong to
Enak to, mantep to
Ayo.. Kemana
...


Siapa sih yang gak kenal lagu itu, dari tukang becak sampe anak Tk ato bahkan anak yang baru bisa ngomong pun kayaknya bisa nyanyi lagu tak gendong. Lagu yang mungkin bisa dibilang sangat sederhana ( sesederhana orangnya ) ini sempat mem-boming di belatika musik Indonesia.

Emank terlalu cepat bagi seniman nyentrik asal Mojokerto, Jawa Timur, tersebut untuk menghadap Sang Khalik. Di tengah meledaknya album dan popularitasnya, secara tiba-tiba pelantung tembang Tak Gendong dan Juga Bangun Pagi ini pergi, meninggalkan duka yang mendalam bagi keluarga, sanak saudara dan juga ribuan ato jutaan penggemarnya.

Di dalam masa-masa kritisnya penyanyi yang bergaya ala Bob Marley ini masih sempat dilarikan ke RS Pusdikkes, Jakarta Timur. Beberapa kabar menyebutkan bahwa kondisi Mbah Surip saat itu sangat kritis bahkan mulutnya mengeluarkan busa yang diduga penyebabnya adalah serangan jantung. Baru sekitar pukul 10.30 wib, Mbah Surip yang kerap mengatakan 'I Love You Full' ini menghembuskan nafasnya yang terakhir.

Sebelum menjadi seniman, Mbah Surip menjalani berbagai macam profesi. Mulai pekerjaan di bidang pengeboran minyak, tambang berlian bahkan lelaki yang memiliki gelar Drs, Insinyur dan MBA ini pernah mengadu nasib di luar negeri seperti Kanada, Texas, Yordania, dan California. Tak Gendong sendiri ia ciptakan pada 1983 saat Mbah Surip bekerja di Amerika Serikat. Menurut Mbah Surip lagu ini memiliki makna filosofi tersendiri, yakni belajar salah.

Karena ingin mengadu nasibnya, akhirnya Mbah Surip hijrah ke Jakarta. Ia kemudian bergabung dengan komunitas seniman, sebut saja Teguh Karya, Aquila, Bulungan, dan Taman Ismail Marzuki.

Karena terlalu lama merantau, akhirnya sang istri meminta cerai. Dan Minuk pun menikah lagi. Sedang Mbah Surip memilih tetap menjadi duda.

Kesempatan pun datang kepada seniman yang pernah menerima penghargaan dari MURI untuk aksi menyanyi terlama ini. Ia mendapat kesempatan masuk ke studio rekaman.

Dalam perjalanan bermusiknya, ia telah mengeluarkan beberapa album yang dimulainya sejak 1997. Beberapa albumnya antara lain, IJO ROYO-ROYO (1997), INDONESIA I (1998), REFORMASI (1998), TAK GENDONG (2003) dan BARANG BARU (2004).

Kini kami begitu merindukan penampilanmu yang menghibur....
gayamu yang eksentrik nan unik...
tawamu yang lepas...

Selamat tinggal Mbah Surip,...
Semoga jiwamu tenang di sana.

....I LUV U PULL, MBAH SURIP,..........!!!!!!

Mbah Surip ketawa


Di kutip dari KapanLagi.com


Share this article :

Post Populer

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Blog'e Memepein - All Rights Reserved
Template Modify by Creating Website Inspired Wordpress Hack
Proudly powered by Blogger